Pada hari Minggu, 12 Juli 2026 telah dilaksanakan Workshop LinkedIn 2026 yang mengusung tema “Swipe Right on Your Career: Build Your Professional Journey with LinkedIn” secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Himaksida) sebagai wadah bagi mahasiswa maupun masyarakat umum untuk meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan LinkedIn dalam membangun personal branding, memperluas jaringan profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Pembukaan acara diawali oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana Workshop LinkedIn 2026, Shovy Alvida, yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta dalam mempersiapkan karier sejak masa perkuliahan. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Umum Himaksida, Trisakti Achmad Hidayat, kemudian dilanjutkan oleh Ketua Program Studi Akuntansi sebagai bentuk pembukaan resmi kegiatan. Setelah rangkaian sambutan selesai, moderator membuka sesi inti sekaligus memperkenalkan narasumber, Duwi Rahayu, S.E., M.A., ACPA, kepada seluruh peserta.

Memasuki sesi materi, narasumber menjelaskan pentingnya LinkedIn bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa akuntansi, sebagai media untuk membangun identitas profesional sekaligus memperluas peluang karier. Narasumber menyampaikan bahwa banyak perusahaan, termasuk Big Four, perusahaan publik, hingga perusahaan rintisan, memanfaatkan LinkedIn sebagai media rekrutmen. Selain itu, LinkedIn juga menjadi sumber informasi berbagai lowongan magang dan pekerjaan, sekaligus sarana mengikuti perkembangan dunia akuntansi, perpajakan, dan keuangan melalui jaringan profesional yang dimiliki.
Selanjutnya, narasumber menjelaskan langkah-langkah dalam mengoptimalkan profil LinkedIn agar lebih menarik di mata recruiter. Peserta diarahkan untuk menggunakan foto profil yang profesional, membuat headline yang menggambarkan kompetensi diri, menuliskan ringkasan profil yang relevan, serta menampilkan pengalaman organisasi, kepanitiaan, pelatihan, maupun proyek yang pernah diikuti. Narasumber juga menekankan bahwa profil LinkedIn merupakan curriculum vitae (CV) interaktif yang harus terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki.

Selain membahas penyusunan profil, narasumber juga menjelaskan pentingnya membangun jaringan profesional (networking) secara strategis. Peserta dianjurkan untuk mulai terhubung dengan alumni, profesional di bidang akuntansi, maupun recruiter dari perusahaan yang menjadi tujuan karier. Narasumber juga memberikan contoh cara mengirim permintaan koneksi yang lebih profesional serta mengajak peserta untuk aktif mengikuti komunitas maupun grup yang berkaitan dengan bidang akuntansi agar dapat memperluas wawasan dan relasi.
Pada materi berikutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai strategi mencari peluang magang melalui LinkedIn. Narasumber menjelaskan cara memanfaatkan fitur pencarian lowongan dengan menggunakan kata kunci yang sesuai, mengatur preferensi pekerjaan, serta mengikuti akun perusahaan yang diminati agar memperoleh informasi lowongan terbaru. Selain itu, peserta juga diberikan tips agar lebih aktif berinteraksi dengan konten perusahaan dan membangun komunikasi profesional sehingga dapat meningkatkan peluang untuk dikenal oleh pihak recruiter.
Dalam penyampaian materinya, narasumber juga mengingatkan bahwa mahasiswa tidak perlu menunggu hingga semester akhir untuk mulai membangun LinkedIn. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa semester awal sudah dapat mulai mengembangkan profil profesional dengan memperbanyak pengalaman melalui organisasi, kepanitiaan, pelatihan, maupun kegiatan pengembangan diri lainnya. Narasumber juga mengajak peserta untuk lebih bijak memanfaatkan waktu dengan terus mengembangkan kemampuan dan memperbarui profil LinkedIn dibandingkan hanya menghabiskan waktu untuk berselancar di media sosial.
Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik dan evaluasi. Pada sesi ini peserta diminta meninjau kembali profil LinkedIn masing-masing sekaligus menerapkan materi yang telah disampaikan. Selanjutnya, acara memasuki sesi tanya jawab. Beberapa peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi secara langsung mengenai penyusunan profil LinkedIn, strategi membangun koneksi profesional, hingga langkah mengoptimalkan akun LinkedIn sebagai penunjang pengembangan karier. Selain itu, beberapa peserta juga menunjukkan profil LinkedIn mereka kepada narasumber untuk memperoleh masukan secara langsung.
Setelah sesi tanya jawab berakhir, panitia menyerahkan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan kepada seluruh peserta. Moderator kemudian menutup sesi materi yang dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada moderator. Rangkaian Workshop LinkedIn 2026 kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Quizizz sebagai evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Setelah pengumuman pemenang Quizizz, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan.
Dengan berakhirnya sesi foto bersama, seluruh rangkaian Workshop LinkedIn 2026 resmi ditutup. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu memanfaatkan LinkedIn secara optimal sebagai sarana membangun personal branding, memperluas relasi profesional, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dunia kerja sejak masih berada di bangku perkuliahan.



















