Akuntansi.umsida.ac.id – Perjalanan panjang menuntut ilmu akhirnya berbuah capaian membanggakan. Dosen Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Eny Maryanti SE MA CRP ACPA, resmi meraih gelar doktor.
Gelar tersebut diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan doktoral S3 Ilmu Akuntansi. Pendidikan tersebut ditempuh di Universitas Airlangga (Unair).
Eny menyelesaikan studi doktoralnya selama 3 tahun 7 bulan. Ia memulai perkuliahan pada tahun 2022 hingga selesai pada 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti komitmennya mengembangkan kompetensi akademik. Terutama dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu akuntansi.
Lihat juga: Dosen Akuntansi UMSIDA Prof Sigit Hermawan Berhasil Publikasi Artikel Terindeks Scopus
Dorong Kompetensi Penelitian
Keputusan melanjutkan studi doktoral memiliki alasan kuat. Eny ingin memperbarui ilmu dan meningkatkan kemampuan penelitian.
Menurutnya, pendidikan doktoral memberikan banyak wawasan baru. Terutama dalam memahami metode serta pendekatan penelitian.

“Studi S3 memberikan banyak insight mengenai penelitian,” ujar Eny.
Baginya, peningkatan kompetensi menjadi bagian penting. Terutama bagi seorang dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.
Eny memiliki latar belakang pendidikan bidang akuntansi. Pendidikan sarjana ditempuh di UPN Jawa Timur.
Sementara pendidikan magister ditempuh di Universitas Airlangga. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan doktoral pada bidang yang sama.
Selama studi doktoral, Eny menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah mengatur waktu secara optimal.
Selain kuliah, ia tetap menjalankan tugas sebagai dosen. Ia juga mengemban amanah struktural di lingkungan kampus.
“Manajemen waktu menjadi tantangan terbesar selama perjalanan S3,” jelasnya.
Lihat juga: Purbaya Dicopot Mendadak, Apa yang Dipertaruhkan dari Pergantian Menkeu?
Mengembangkan Riset ESG
Dalam perjalanan akademiknya, Eny menyusun penelitian disertasi. Penelitiannya membahas pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Judul disertasinya yaitu “Pengungkapan Environmental, Social, and Governance terhadap Nilai Perusahaan: Peran Mediasi Kualitas Pelaporan Keuangan dan Moderasi Transaksi Pihak Berelasi serta Kompetensi Komite Audit”.
Penelitian tersebut mengkaji hubungan ESG dengan nilai perusahaan. Pengungkapan ESG dinilai mampu meningkatkan nilai perusahaan.
Namun, penelitian tersebut juga melihat faktor pendukung lainnya. Salah satunya kualitas laporan keuangan perusahaan.
Dalam proses penyusunan disertasi, Eny membutuhkan waktu cukup panjang. Tahap penelitian berlangsung selama 2 tahun 7 bulan.
Selama studi, ia memperoleh pengalaman berharga. Salah satunya bertemu dengan akademisi dan peneliti hebat.

Lingkungan akademik tersebut memberikan banyak pembelajaran baru. Termasuk penguasaan berbagai alat analisis penelitian.
Beberapa teknik analisis dipelajari melalui diskusi bersama. Di antaranya penggunaan perangkat analisis seperti RStudio dan Stata.
Menurut Eny, pengalaman tersebut memperkaya kemampuan penelitiannya. Terutama dalam menghasilkan riset yang lebih berkualitas.
Lanjutkan Kontribusi Akademik
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, Eny memiliki rencana besar. Ia ingin meningkatkan publikasi penelitian internasional bereputasi.
Selain itu, ia berharap terus berkontribusi dalam dunia akademik. Terutama melalui penelitian dan pengembangan ilmu akuntansi.
Bagi Eny, perjalanan doktoral memberikan banyak pelajaran. Setiap proses harus dijalani dengan penuh keyakinan.
“Setiap proses pasti akan berlalu,” ungkap Eny.
Ia berpesan agar mahasiswa dan dosen tidak takut menghadapi tantangan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan proses panjang.
Langkah kecil yang konsisten akan membawa hasil. Hal terpenting adalah tetap berjalan menuju tujuan.
Melalui capaian tersebut, Eny berharap semakin banyak akademisi berkembang. Terutama dalam menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat luas.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi sivitas akademika Umsida. Khususnya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi.
Penulis: Indah Nurul Ainiyah

















