Bandung, 28 April 2026 Mahasiswa nasional dan internasional yang tergabung dalam rangkaian kegiatan JAVABOUND 2026 berkesempatan menikmati pengalaman budaya yang autentik melalui kunjungan ke Saung Angklung Udjo. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya seni tradisional Sunda, kepada peserta dari berbagai negara.
Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang sebelumnya berpartisipasi dalam kegiatan seminar internasional. Kehadiran mahasiswa dari latar belakang budaya yang beragam menambah semarak suasana, sekaligus menciptakan ruang interaksi lintas budaya yang hangat dan penuh antusiasme.
Setibanya di lokasi, para peserta disambut dengan pertunjukan seni yang menampilkan berbagai kesenian khas Sunda, seperti musik angklung, tari tradisional, hingga demonstrasi alat musik bambu. Pertunjukan yang interaktif membuat para mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga turut berpartisipasi secara langsung dalam memainkan angklung bersama-sama.
Saung Angklung Udjo sendiri dikenal sebagai pusat pelestarian budaya Sunda yang telah mendunia. Didirikan oleh Udjo Ngalagena, tempat ini secara konsisten memperkenalkan seni angklung kepada masyarakat global. Angklung bahkan telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, menjadikannya salah satu simbol penting identitas budaya Indonesia di mata dunia.

Dalam suasana penuh keceriaan, para mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka belajar memainkan angklung secara bersama-sama, menciptakan harmoni musik yang melambangkan kerja sama dan kebersamaan lintas budaya. Momen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang memperkaya wawasan budaya para peserta.
Sebagaimana ungkapan dalam bahasa Sunda, “Silih asah, silih asih, silih asuh”, yang berarti saling belajar, saling menyayangi, dan saling membimbing, suasana kebersamaan dalam kegiatan ini benar-benar terasa hangat dan bermakna. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam interaksi antar mahasiswa dari berbagai negara yang saling berbagi pengalaman dan budaya.
Selain itu, filosofi Sunda juga tergambar dalam pepatah “Someah hade ka semah” yang berarti ramah dan baik kepada tamu. Sambutan hangat yang diberikan kepada mahasiswa internasional menjadi wujud nyata keramahan masyarakat Indonesia, khususnya budaya Sunda yang menjunjung tinggi nilai kesopanan dan persahabatan.
Selain pertunjukan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai filosofi di balik angklung serta proses pembuatannya yang masih mempertahankan teknik tradisional. Hal ini memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya seni.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa saling menghargai antarbudaya serta menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya dunia. Bagi mahasiswa internasional, pengalaman ini menjadi kenangan berharga selama berada di Indonesia, sementara bagi mahasiswa nasional, kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya bangsa.
Melalui kunjungan ke Saung Angklung Udjo, semangat kolaborasi internasional yang diusung dalam JAVABOUND 2026 tidak hanya terwujud dalam forum akademik, tetapi juga dalam pertukaran budaya yang mempererat persahabatan antarbangsa.



















