APSA PTMA Dorong Kurikulum Akuntansi Adaptif Hadapi Era Digital dan AI

Akuntansi.umsida.ac.id – Dunia akuntansi sedang bergerak cepat menuju ekosistem baru. Teknologi, AI, dan keberlanjutan kini mengubah kebutuhan profesi.

Kampus perlu menyiapkan lulusan yang tangguh menghadapi perubahan tersebut. Semangat itu menjadi perhatian utama APSA PTMA di Jakarta.

Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Se-Indonesia menggelar workshop.

Kegiatan itu membahas redesign kurikulum Program Studi Akuntansi PTMA. Workshop berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Selasa, (05/08/2026).

Forum ini mempertemukan ketua program studi akuntansi dari berbagai PTMA. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk membaca arah pendidikan akuntansi.

Setiap program studi diajak mengevaluasi kebutuhan kurikulum masing-masing. Tujuannya agar pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan profesi.

Selain itu, kurikulum juga perlu menjawab dinamika masyarakat modern.

Forum ini menjadi ruang refleksi bagi para pengelola prodi. Dengan cara itu, kurikulum tidak tertinggal oleh perkembangan profesi.

Baca juga: Workshop Strategi Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi

Kurikulum Menjawab Perubahan Profesi

Workshop menghadirkan narasumber dari Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik.

Narasumber memaparkan perkembangan pendidikan akuntansi di Indonesia.

Materi juga menyoroti arah penyusunan kurikulum masa depan. Kurikulum akuntansi dinilai perlu semakin adaptif dan inovatif.

Pembahasan mencakup penerapan Outcome-Based Education dalam pendidikan akuntansi.

Selain itu, peserta membahas penguatan capaian pembelajaran lulusan.

Integrasi standar profesi akuntansi juga menjadi perhatian penting. Hal tersebut berkaitan langsung dengan kualitas lulusan akuntansi.

Melalui forum ini, APSA PTMA mendorong kesadaran kolektif. Kurikulum tidak cukup hanya memenuhi dokumen akademik.

Kurikulum harus benar-benar menjawab kebutuhan dunia kerja. Karena itu, evaluasi kurikulum perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Lihat juga: Dosen AP Umsida Raih Doktor, Angkat Kolaborasi Wisata Bahari Tlocor Berkelanjutan

OBE Jadi Arah Penguatan

Penerapan Outcome-Based Education menjadi salah satu fokus workshop. Pendekatan ini menempatkan capaian lulusan sebagai orientasi utama.

Dengan OBE, pembelajaran disusun berdasarkan kompetensi yang diharapkan.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori akuntansi. Mereka juga perlu memiliki kemampuan analitis dan profesional.

Kemampuan tersebut penting dalam menghadapi dunia kerja modern. Peserta workshop turut membahas penyelarasan dengan standar nasional.

Standar profesi akuntan juga menjadi rujukan penting. Isu teknologi digital turut mendapat perhatian besar.

Perkembangan Artificial Intelligence memberi tantangan baru bagi akuntansi. Mahasiswa perlu memahami perubahan proses bisnis digital.

Mereka juga perlu mengenal isu sustainability dalam praktik akuntansi.  Perubahan ini menuntut pembelajaran yang lebih kontekstual.

Dosen perlu menghubungkan teori dengan praktik nyata. Mahasiswa juga perlu dikenalkan pada kasus industri.

PTMA Perkuat Mutu Lulusan

Redesign kurikulum ini diarahkan untuk memperkuat mutu lulusan. APSA PTMA ingin setiap prodi memiliki arah jelas.

Arah itu berkaitan dengan kompetensi, profesi, dan kebutuhan masyarakat.

Kurikulum adaptif diharapkan membuat lulusan lebih siap bersaing.

Ketua APSA PTMA, Dr Sarwenda Biduri SE MSA ACPA, menyampaikan harapannya.

Ia berharap workshop memberi manfaat nyata bagi setiap peserta.

“Kegiatan ini semoga memberi insight terhadap kurikulum prodi akuntansi,” ujarnya. Insight itu diharapkan dibawa kaprodi ke kampus masing-masing.

Pernyataan itu menegaskan pentingnya tindak lanjut setelah workshop. Setiap kaprodi diharapkan membawa gagasan baru ke kampus.

Gagasan tersebut dapat diterjemahkan dalam penyusunan kurikulum lebih relevan. Melalui kegiatan ini, APSA PTMA memperkuat kolaborasi nasional.

Workshop ini juga menjadi langkah strategis bersama. Pendidikan akuntansi PTMA didorong semakin responsif terhadap perubahan.

Dengan begitu, lulusan dapat berkontribusi dalam dunia profesi. Mereka juga diharapkan mampu menjawab tantangan global. Dampaknya dapat terasa bagi banyak kampus.

Penyunting: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Workshop Strategi Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi
August 11, 2026By
SMIS, Mesin Baru Organisasi untuk Bersaing di Era Bisnis Digital
August 6, 2026By
Tak Sekedar Amanah, Tim Abdimas Umsida Dorong Peningkatan Transparansi dan Akuntabiitas Pengelolaan Dana Infak dan Sedekah
August 5, 2026By
Upaya Masjid Al-Manar Sepanjang Sidoarjo Terapkan Transparansi Data Dana Infak dan Sedekah, Umsida Dukung Melalui Digitalisasi Pengelolaan Keuangan
August 4, 2026By
Tim Abdimas Umsida Dampingi Masjid Al-Manar Sepanjang Sidoarjo Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan dan Transparansi Dana Infak dan Sedekah
August 3, 2026By
Workshop Accurate UAS “Pemantapan Materi Accurate: Strategi Efektif Menghadapi UAS”
July 27, 2026By
Workshop LinkedIn 2026 Bekali Peserta Bangun Personal Branding dan Persiapan Karier Sejak Dini
July 22, 2026By
Webinar Go Global Karier Tips and Tricks Bekali Mahasiswa Akuntansi Hadapi Persaingan Dunia Kerja
July 17, 2026By

Prestasi

Prodi Akuntansi UMSIDA Borong Prestasi pada International Conference on Digital Economics 2026 di Universitas Muhammadiyah Bandung
May 30, 2026By
Mahasiswa Akuntansi Raih Prestasi Internasional di Ajang International Conference on Digital Economics
May 25, 2026By
Eka Frans Raih Juara 2 Taekwondo KBPP Polri Jatim Cup 3
January 6, 2026By
Capaian Baru, Mahasiswa Akuntansi Umsida Raih Juara 1 Taekwondo Kyorugi U-68
September 8, 2025By
Bawa Pulang Gelar Juara Pencak Silat, Kerja Keras Berbuah Manis
September 4, 2025By
Puteri Agustin Raih Emas Ukir Prestasi Taekwondo di Porprov Jatim IX
July 26, 2025By
Raih Wisudawan Terbaik, Maya Berbagi Kiat Sukses di Dunia Kuliah dan Bisnis
November 5, 2024By
Company Visit Mendorong Mahasiswa Agar Dapat Meraih Prestasi Melalui Lomba ASST Bandung
April 12, 2023By