Pelatihan Design Grafis “Learn to Create: Visual Design for Creators”

Himpunan Mahasiswa Akuntansi Umsida (Himaksida) telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Desain Grafis dengan tema “Learn to Create: Visual Design for Creators”. Kegiatan Pelatihan Desain Grafis ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Rosella Cafe, Jl. Braja Laut Utara RT 12/RW 03, Kedung Rejo, Klurak, Candi. Pelatihan Desain Grafis ini diikuti oleh anggota Himaksida angkatan 2024 dan 2025 sebagai bentuk pembekalan dasar desain visual dalam mendukung kebutuhan publikasi organisasi.

Kegiatan Pelatihan Desain Grafis diawali dengan pengantar dari ketua himpunan yang menjelaskan latar belakang diselenggarakannya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa setiap pergantian periode kepengurusan, khususnya dengan hadirnya anggota baru, selalu dibutuhkan pelatihan desain grafis sebagai dasar agar seluruh anggota memiliki pemahaman yang sama terkait desain visual yang akan digunakan dalam berbagai kegiatan Himaksida.

Memasuki sesi inti Pelatihan Desain Grafis, pemateri membuka diskusi dengan menanyakan permasalahan yang dihadapi peserta sebelum memutuskan mengadakan pelatihan. Peserta menyampaikan bahwa masih terdapat kesulitan dalam memahami konsep dasar desain grafis. Saat ditanya mengenai pengertian desain grafis, sebagian peserta menjawab bahwa desain grafis berkaitan dengan editing dan gambar. Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa desain grafis merupakan cara bercerita melalui visual, di mana informasi disampaikan melalui media seperti poster, foto, atau video, bukan melalui pembicaraan langsung.

Dalam penjelasannya, pemateri menegaskan bahwa “desain grafis tidak hanya dinilai dari keindahan visual, tetapi juga dari kejelasan pesan.” Oleh karena itu, desain grafis tidak boleh hanya terlihat bagus, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi dengan jelas kepada audiens. Pemateri memberikan contoh poster yang secara visual menarik, namun gagal dipahami oleh orang umum sehingga pesan yang ingin disampaikan tidak tersampaikan dengan baik.

Dalam Pelatihan Desain Grafis tersebut, pemateri juga menegaskan, “Desain grafis tidak hanya tentang bagus atau mewah, yang terpenting adalah apa yang ingin kamu sampaikan bisa dipahami oleh orang lain.” Kutipan tersebut menekankan bahwa desain yang informatif memiliki nilai lebih dibandingkan desain yang hanya mengejar estetika. Peserta juga diajak memahami pentingnya menguji desain kepada orang awam agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Materi Pelatihan Desain Grafis kemudian dilanjutkan dengan pembahasan prinsip-prinsip desain grafis. Pemateri menjelaskan bahwa prinsip tidak hanya dimiliki oleh manusia, tetapi juga oleh desain grafis. Beberapa prinsip yang disampaikan antara lain komunikasi, kesederhanaan, hierarki, kontras, konsistensi, keselarasan, dan ruang kosong. Pada prinsip komunikasi, pemateri menampilkan perbandingan dua poster dan menunjukkan bahwa desain yang sederhana lebih mudah dipahami oleh orang umum.

Pada prinsip konsistensi, pemateri menekankan pentingnya penggunaan font, warna, dan gaya visual yang selaras. Dalam sesi Pelatihan Desain Grafis, pemateri menyampaikan, “Kalau font dan gaya terus berganti, orang tidak akan mengenali ciri khas desain kita.” Konsistensi dinilai mampu membangun karakter desain yang kuat dan profesional.

Sebagai bentuk penerapan materi Pelatihan Desain Grafis, peserta diberikan tugas membuat desain grafis dengan tema lomba memancing. Hasil desain yang telah dibuat kemudian dikumpulkan dan direview bersama. Melalui Pelatihan Desain Grafis ini, anggota Himaksida diharapkan mampu menghasilkan desain yang informatif, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat umum.

 

Oleh : Himpunan Mahasiswa Akuntansi

Bertita Terkini

Fraud di Era Digital: Bagaimana Teknologi Membantu dan Mengancam Akuntansi
January 26, 2026By
Memahami Investasi dan Risiko: Pelajaran Berharga dari Dividend Trap untuk Mahasiswa Akuntansi
January 22, 2026By
Akuntansi Syariah sebagai Alternatif Sistem Keuangan Berkelanjutan
January 18, 2026By
Akuntan Muda dan UMKM: Kontribusi Nyata Ilmu Akuntansi bagi Ekonomi Lokal
January 14, 2026By
Dari Manual ke Digital, Dosen Umsida Dampingi Transformasi Koperasi Dinar Amanta Sidoarjo
January 10, 2026By
Webinar Pengadaan Barang dan Jasa “Identifikasi Resiko dan Pencegahan Penyimpangan : Membangun Audit Pengadaan Barang dan Jasa yang Transparan & Akuntabel ”
January 2, 2026By
Pelatihan Olah Data 2025 “Optimalisasi Keterampilan Pengolahan Data Kuantitatif dan Kualitatif untuk Meningkatkan Kualitas Penelitian Mahasiswa”
December 29, 2025By
LKMM-TD Himaksida 2025: Level Up Your Leadership! Grow, Lead, Inspire
December 25, 2025By

Prestasi

Eka Frans Raih Juara 2 Taekwondo KBPP Polri Jatim Cup 3
January 6, 2026By
Capaian Baru, Mahasiswa Akuntansi Umsida Raih Juara 1 Taekwondo Kyorugi U-68
September 8, 2025By
Bawa Pulang Gelar Juara Pencak Silat, Kerja Keras Berbuah Manis
September 4, 2025By
Puteri Agustin Raih Emas Ukir Prestasi Taekwondo di Porprov Jatim IX
July 26, 2025By
Raih Wisudawan Terbaik, Maya Berbagi Kiat Sukses di Dunia Kuliah dan Bisnis
November 5, 2024By
Company Visit Mendorong Mahasiswa Agar Dapat Meraih Prestasi Melalui Lomba ASST Bandung
April 12, 2023By
NGOPI (Ngobrol Pintar Prodi Akuntansi UMSIDA) Bersama Mahasiswa ASST 2022
April 11, 2023By
Mahasiswi Prodi Akuntansi UMSIDA Sabet Juara 3 Lomba Esai Pajak
July 15, 2022By